Aku ingin menjadi yang halal bagimu


"Aku ingin menjadi yang halal bagimu
Agar dapat kucurahkan seluruh cintaku tanpa ragu
Agar aku mampu menjadi rumah terindahmu bernaung saat dunia sedang tak terlalu bersahabat
Agar aku mampu menjadi orang pertama yang kau bagi bahagiamu
Ya, aku ingin halal bagimu
Dan sepenuh jiwa ini akan kuikhlaskan untuk menjadi makmum terbaikmu
Akan kutaati perintahmu sebagai penuntun menuju jalan terbaik bersama di dunia dan akhirat
Lalu aku pun menjadi pengingat setiamu setiap kali hatimu mulai goyah pada dunia yang menggoda
Maka cinta ini akan begitu indahnya, cinta yang sepenuhnya mendapat ridha-Nya
Aku ingin menjadi yang halal bagimu
Akan kusanggupkan diriku menjadi organisator terbaik istana kecil kita
Percayakanlah dirimu dan serdadu-serdadu kecil kita padaku
Setiap sebelum memulai hari, akan kugelar dua sajadah, lalu kau perdengarkan suara syahdumu dalam kekhusyukan menghadap Tuhan bersama
Lalu kusiapkan pakaian terbaik dan sumber tenaga bagimu sebelum kau berjuang mencari nafkah bagi keluarga kecil kita
Akan kudidik serdadu kecil kita dengan nilai-nilai yang kau nasihatkan padaku dan nilai-nilai yang kita dapat dalam setiap tapak perjalanan yang telah kita lalui, agar kelak mereka menjadi kader-kader terbaik negeri ini yang meneruskan jalan pengabdian yang telah kita bangun
Dalam kehalalan itu, tak apa jika kau sisipkan bumbu-bumbu manis dalam hubungan kita bak selalu menjadi pasangan muda
Jangan lupa berikan aku sebuah kecup sebelum setiap pagi kita saling berjuang di jalan serupa dengan ilmu berbeda
Sempatkan jemarimu untuk membelai lembut rambutku setiap malam sambil berbagi keluh kesah hidup kita hari itu
Dan luangkan sedikit waktu dalam kesibukanmu untuk menghargai hari-hari bersejarah kita bersama…
Ya, aku ingin menjadi yang halal bagimu
Bahkan kini kerinduan itu semakin menjadi, apalagi ketika dunia sedang tak bersahabat denganku
Hingga saat aku tak mampu menahan rindu itu, ada tetes haru dalam setiap doa yang mengiringiku,
Agar Tuhan menguatkan hatiku dalam kesendirian hingga datang hari yang penuh anugerah itu –dimana kutemukan cinta yang halal, yang setia mendekap dalam riuh rendah hidupku
Sekarang, mari kita pantaskan diri masing-masing
Agar disatukan dalam keadaan iman yang mampu saling mengingatkan, pribadi yang saling melengkapi, dan hati yang saling menopang dalam kejatuhan dan kebangkitan
Sekarang, mari kita berjuang sebaik-baiknya di jalan pengabdian kita masing-masing, sehingga saat kehalalan itu datang kita mampu saling mendukung dan melebarkan jalan yang telah kita bangun, hingga kebermanfaatan yang kita tebar lebih banyak dan indah daripada sebelumnya
Kini, bagimu calon imam terbaikku,
Belajarlah untuk berperilaku lembut pada wanita mahrammu, karena hatiku terlalu halus untuk kau sakiti
Mulailah bertindak dan berkata bijak serta galilah ilmu yang kau tekuni sedalam-dalamnya, karena engkau akan menjadi panutan pertamaku dan keluarga kecil kita
Kukuhkan hatimu pada satu cinta, hingga tak ada celah untuk berbagi –karena aku takkan pernah rela berbagi imam seindah dirimu
Engkau, yang kini tersebut dalam doaku agar dipantaskan menjadi imam terbaik dalam hidupku,
Bersabarlah hingga Tuhan meridhai cinta ini dalam kehalalan
Mari saling menjaga hati dan perbuatan dari dosa yang begitu mudah terbuat
Ya, bersabarlah hingga aku seutuhnya menjadi milikmu, dan kecantikan ini terbuka hanya bagimu, imamku… 
Aku ingin menjadi yang halal bagimu
Akan kupantaskan diriku untuk menjadi perhiasan dunia terindahmu
Yang kelak akan kau sebut dalam doamu untuk menjadi bidadari surgamu…"

reblog from here, thanks a lot for sharing :)

1 comment:

Ulva Ponorogo said...

Indah dan menyentuh,,